Lewati ke konten utama
G GeoSphere
GEO-05 ~12 mnt

Mengenal Gunung Api dan Proses Vulkanisme

"Mengapa ada gunung api yang mengalirkan lava pelan, dan ada yang meledak dahsyat seperti Krakatau 1883 dan Tambora 1815?"

Diagram anatomi gunung api aktif dan perbandingan sifat magma: Basaltik (encer, efusif), Andesitik (sedang), dan Riolitik (kental, eksplosif).
Diagram anatomi gunung api aktif dan perbandingan sifat magma: Basaltik (encer, efusif), Andesitik (sedang), dan Riolitik (kental, eksplosif). Kredit: Tim Pengembang GeoSphere • Lisensi: CC-BY-4.0

Intinya

Gunung api terbentuk ketika magma naik ke permukaan. Di Indonesia, magma umumnya muncul akibat subduksi. Gas terlarut dalam magma menentukan letusan tenang atau meledak. Fakta Mapan

Amati

Mengapa ada gunung api yang mengalirkan lava pelan, dan ada yang meledak dahsyat seperti Krakatau 1883 dan Tambora 1815?

Pahami

Bagaimana Magma Terbentuk

Batuan mantel tidak meleleh hanya karena panas. Pelelehan terjadi karena tekanan turun (di punggungan samudra) atau air masuk ke batuan (di zona subduksi), sehingga titik lelehnya turun.

Gunung Api di Zona Subduksi

Lempeng yang menunjam membawa air. Air itu melelehkan mantel di atasnya dan magma naik membentuk deretan gunung api, misalnya sepanjang Sumatra, Jawa, dan Nusa Tenggara.

Efusif dan Eksplosif

Magma encer dengan sedikit gas keluar sebagai lelehan lava. Magma kental dengan banyak gas menyumbat dan meledak karena gas tidak bisa lepas.

Produk dan Bahaya

Letusan menghasilkan lava, awan panas, abu, bom vulkanik, dan lahar. Awan panas (aliran piroklastik) menjadi bahaya yang paling mematikan.

Pemantauan di Indonesia

PVMBG memantau 127 gunung api aktif Indonesia dengan seismograf, pengukur kemiringan lereng, dan gas. Statusnya dinyatakan dalam empat level, Normal sampai Awas.

Hubungkan

Membuka botol minuman bersoda yang baru dikocok. Gas terlarut tiba-tiba keluar saat tekanan turun dan cairan menyembur.

Jelajahi

Melihat hubungan kekentalan magma, kandungan gas, dan jenis letusan.

Kandungan Silika (SiO₂)52 % SiO₂
48 % SiO₂75 % SiO₂
Viskositas Sangat Rendah (Encer)

Magma Basaltik (Mafik)

Suhu Magma1.000°C – 1.200°C (Sangat Panas)
Kelarutan GasGas mudah lepas tanpa tekanan tinggi
Tipe ErupsiEfusif (Lelehan lava pijar mengalir tenang)
Bentuk Gunung ApiGunung Api Perisai (Shield Volcano)

Rantai polimer silikat pendek membuat cairan magma mengalir lincah. Gas vulkanik mudah keluar sehingga tidak terjadi penumpukan tekanan eksplosif.

Wawasan Nyata & Mitigasi

Contoh nyata: Gunung Mauna Loa & Kilauea di Hawaii. Lava mengalir lambat memberi waktu bagi warga untuk evakuasi aman.

Luruskan

Coba Jelaskan

Cek Pemahaman

Kenali

Apa sebutan magma setelah keluar ke permukaan Bumi?

Jelaskan

Mengapa gunung api di Sumatra dan Jawa terbentuk di zona subduksi?

Terapkan

Dua gunung api punya magma berbeda: P encer dan sedikit gas, Q kental dan banyak gas. Mana yang lebih mungkin meletus eksplosif?