Lewati ke konten utama
G GeoSphere

Glosarium

Definisi ringkas istilah teknis kebumian.

Abrasi

Coastal Erosion
OCE-06 →

Pengikisan daratan pantai oleh gelombang dan arus laut.

Akuifer

Aquifer
OCE-03 →

Formasi geologi berupa lapisan batuan atau sedimen permeabel yang mampu menyimpan dan meloloskan air tanah dalam jumlah ekonomis.

Angin

Wind
MET-04 →

Udara yang bergerak mendatar, terutama dari daerah bertekanan tinggi ke daerah bertekanan rendah.

Angin Föhn

Foehn wind
MET-03 →

Angin kering dan hangat yang turun di sisi lereng membelakangi angin. Contoh di Indonesia: angin Bohorok, Kumbang, dan Brubu.

Angin Surya

Solar Wind
AST-06 →

Aliran partikel bermuatan yang terus mengalir dari Matahari ke seluruh Tata Surya.

Antiklin

Anticline
GEO-10 →

Lipatan berbentuk punggungan dengan lapisan tertua di bagian inti.

Arus Laut

Ocean Current
OCE-07 →

Gerakan massa air laut yang mengalir searah dalam jarak jauh, digerakkan angin dan perbedaan kerapatan air.

Astenosfer

Asthenosphere
GEO-03 →

Lapisan mantel atas yang padat tetapi lunak di bawah litosfer. Lempeng bergerak di atasnya.

Azimut

Azimuth
AST-03 →

Sudut arah benda langit sepanjang horizon, diukur dari utara searah jarum jam (0° sampai 360°).

Batas Divergen

Divergent Boundary
GEO-02 →

Batas tempat dua lempeng saling menjauh. Magma naik mengisi celah dan membentuk kerak baru.

Batas Konvergen

Convergent Boundary
GEO-02 →

Batas tempat dua lempeng saling mendekat. Hasilnya tumbukan atau penunjaman.

Batas Transform

Transform Boundary
GEO-02 →

Batas tempat dua lempeng saling bergeser mendatar. Kerak tidak dibuat dan tidak dimusnahkan.

Batimetri

Bathymetry
OCE-05 →

Ilmu dan pemetaan kedalaman serta bentuk dasar laut.

Batuan Beku

Igneous Rock
GEO-07 →

Batuan yang terbentuk dari pembekuan magma atau lava.

Batuan Beku Ekstrusif

Extrusive Rock
GEO-07 →

Batuan beku yang membeku cepat di permukaan. Kristalnya sangat kecil atau berupa kaca. Contohnya basal dan obsidian.

Batuan Beku Intrusif

Intrusive Rock
GEO-07 →

Batuan beku yang membeku lambat di bawah permukaan. Kristalnya besar dan terlihat. Contohnya granit.

Batuan Induk

Source Rock
GEO-14 →

Batuan sedimen kaya bahan organik tempat minyak dan gas terbentuk.

Batuan Metamorf

Metamorphic Rock
GEO-08 →

Batuan yang berubah wujud karena panas dan tekanan tinggi tanpa melebur seluruhnya.

Batuan Reservoir

Reservoir Rock
GEO-14 →

Batuan berpori dan permeabel yang menyimpan minyak atau gas, misalnya batu pasir.

Batuan Sedimen

Sedimentary Rock
GEO-08 →

Batuan yang terbentuk dari pemadatan dan penyemenan material hasil pelapukan atau sisa makhluk hidup.

Belahan

Cleavage
GEO-06 →

Kecenderungan mineral pecah menurut bidang rata tertentu karena susunan atomnya.

Bencana Geologi

Geological Hazard
GEO-15 →

Bencana akibat proses geologi, misalnya gempa bumi, letusan gunung api, tsunami, dan tanah longsor.

Bintik Matahari

Sunspot
AST-06 →

Daerah gelap di fotosfer yang lebih dingin karena medan magnetnya kuat. Jumlahnya naik turun dalam siklus sekitar 11 tahun.

Bola Langit

Celestial Sphere
AST-03 →

Bola khayal berjari-jari tak terhingga dengan Bumi di pusat. Bintang dan benda langit tampak menempel di permukaannya.

Cerat

Streak
GEO-06 →

Warna serbuk mineral saat digoreskan pada porselen kasar. Cerat lebih tetap daripada warna permukaan.

Cincin Api Pasifik

Ring of Fire
GEO-05 →

Sabuk gunung api dan gempa mengelilingi Samudra Pasifik, sekitar 75% gunung api aktif dunia ada di sana.

Daerah Aliran Sungai (DAS)

Watershed
OCE-02 →

Wilayah daratan yang seluruh air hujannya mengalir ke satu sungai utama dan bermuara di satu tempat.

Debit Sungai

Discharge
OCE-02 →

Volume air yang lewat satu penampang sungai dalam satu detik, dinyatakan dalam meter kubik per detik.

Dipol Samudra Hindia

Indian Ocean Dipole (IOD)
MET-11 →

Perbedaan suhu laut antara Samudra Hindia barat dan timur. Fase positif membuat perairan dekat Sumatra lebih dingin dan hujan berkurang.

Efek Rumah Kaca

Greenhouse effect
MET-12 →

Proses saat gas tertentu di atmosfer menyerap radiasi inframerah dari Bumi dan memancarkannya kembali, sehingga permukaan Bumi lebih hangat.

Ekosounder

Echo Sounder
OCE-05 →

Alat yang memancarkan bunyi ke dasar laut lalu menghitung kedalaman dari lamanya gema kembali.

ENSO

El Niño–Southern Oscillation
MET-11 →

Fluktuasi suhu laut dan tekanan udara di Samudra Pasifik tropis yang berganti antara El Niño (hangat), La Niña (dingin), dan netral.

Episentrum

Epicenter
GEO-04 →

Titik di permukaan Bumi tepat di atas hiposenter. Biasanya wilayah dengan guncangan terkuat.

Estuari

Estuary
OCE-06 →

Muara sungai tempat air tawar bercampur air laut sehingga kadar garamnya berubah-ubah.

Fosil

Fossil
GEO-13 →

Sisa atau jejak makhluk hidup purba yang terawetkan di batuan, biasanya berumur lebih dari 10.000 tahun.

Fosilisasi

Fossilization
GEO-13 →

Proses makhluk hidup terawetkan menjadi fosil, biasanya lewat penguburan cepat dan penggantian bagian tubuh oleh mineral.

Fotosfer

Photosphere
AST-06 →

Lapisan permukaan Matahari yang tampak sebagai cakram terang. Suhunya sekitar 5.500 °C.

Front Cuaca

Weather front
MET-05 →

Zona batas antara dua massa udara yang berbeda suhu dan kelembapan. Di zona ini sering terbentuk awan dan hujan.

Garis Kontur

Contour Line
GEO-11 →

Garis yang menghubungkan titik dengan ketinggian sama di peta.

Gas Alam

Natural Gas
GEO-14 →

Campuran gas hidrokarbon, terutama metana, yang sering terbentuk bersama minyak bumi.

Gas Rumah Kaca

Greenhouse gas
MET-12 →

Gas yang menyerap radiasi inframerah, misalnya uap air, karbon dioksida, metana, dan dinitrogen oksida.

Gaya Coriolis

Coriolis effect
MET-04 →

Efek rotasi Bumi yang membelokkan arah gerak angin ke kanan di belahan Bumi utara dan ke kiri di belahan Bumi selatan. Nol di khatulistiwa.

Gaya Pasang Surut

Tidal Force
AST-05 →

Selisih tarikan gravitasi Bulan (dan Matahari) pada sisi Bumi yang dekat dan yang jauh. Selisih ini meregangkan air laut.

Gelombang Laut

Ocean Wave
OCE-07 →

Naik-turun permukaan laut yang memindahkan energi, terutama dibangkitkan oleh angin.

Gelombang Seismik

Seismic Wave
GEO-01 →

Gelombang energi elastis yang merambat melalui Bumi akibat pelepasan tiba-tiba tegasan batuan (gempa) atau ledakan.

Gempa Bumi

Earthquake
GEO-04 →

Getaran tanah akibat pelepasan energi mendadak di dalam Bumi, biasanya karena pergeseran batuan di sepanjang sesar.

Gunung Api

Volcano
GEO-05 →

Bukaan di kerak Bumi tempat magma, gas, dan abu keluar. Bentuk kerucutnya berasal dari tumpukan material letusan.

Hari Matahari

Solar Day
AST-04 →

Selang waktu Matahari kembali ke posisi yang sama di langit, rata-rata 24 jam. Lebih panjang dari hari sideris.

Hiposenter

Hypocenter
GEO-04 →

Titik di dalam Bumi tempat gempa mulai terjadi. Disebut juga fokus gempa.

Horizon Tanah

Soil Horizon
GEO-12 →

Lapisan tanah yang tersusun vertikal dan berbeda warna serta sifatnya, dari O, A, B, C hingga batuan dasar.

Hukum Kepler

Kepler's Laws
AST-02 →

Tiga hukum gerak planet: orbit berbentuk elips, luas sapuan sama dalam waktu sama, dan kuadrat periode sebanding dengan pangkat tiga sumbu panjang.

Humus

Humus
GEO-12 →

Bahan organik yang telah terurai dan berwarna gelap. Humus menyuburkan tanah dan menahan air.

Infiltrasi

Infiltration
OCE-01 →

Peresapan air hujan dari permukaan tanah ke dalam tanah.

Interval Kontur

Contour Interval
GEO-11 →

Selisih tinggi antara dua garis kontur berurutan pada satu peta.

Inti Dalam

Inner Core
GEO-01 →

Bola padat besi dan nikel di pusat Bumi yang tetap berwujud padat meskipun suhunya ekstrem karena tekanan yang mahatinggi.

Inti Kondensasi

Cloud Condensation Nuclei (CCN)
MET-06 →

Partikel aerosol mikroskopis di udara (garam laut, debu, asap) tempat uap air dapat menempel dan mengembun menjadi tetes awan.

Inti Luar

Outer Core
GEO-01 →

Lapisan fluida logam cair (besi dan nikel) di bawah mantel yang gerak konveksinya membangkitkan medan magnet pelindung Bumi.

Isobar

Isobar
MET-09 →

Garis di peta cuaca yang menghubungkan titik-titik bertekanan udara sama. Garis yang rapat menandakan angin kencang.

ITCZ

Intertropical Convergence Zone
MET-10 →

Zona konvergensi antartropis: sabuk dekat khatulistiwa tempat angin pasat dari dua belahan Bumi bertemu, udara naik, dan awan hujan tumbuh.

Jurus

Strike
GEO-09 →

Arah garis horizontal pada bidang batuan, diukur dari utara. Garis ini tegak lurus arah kemiringan.

Kekar

Joint
GEO-10 →

Retakan pada batuan tanpa pergeseran berarti pada kedua sisinya.

Kelembapan Relatif

Relative humidity
MET-02 →

Perbandingan jumlah uap air di udara dengan jumlah maksimum yang bisa dikandung udara pada suhu itu, dinyatakan dalam persen.

Kemiringan Lapisan

Dip
GEO-09 →

Sudut terbesar antara bidang batuan dan bidang datar, diukur tegak lurus jurus. Besarnya 0° sampai 90°.

Kepunahan Massal

Mass Extinction
GEO-13 →

Peristiwa banyak jenis makhluk hidup punah dalam waktu geologi yang singkat.

Kerak

Crust
GEO-01 →

Lapisan terluar dan tertipis dari Bumi yang tersusun atas batuan padat, terbagi atas kerak benua dan kerak samudra.

Kilap

Luster
GEO-06 →

Cara permukaan mineral memantulkan cahaya, misalnya logam, kaca, atau kusam.

Kondensasi

Condensation
MET-06 →

Proses perubahan wujud zat dari fasa gas (uap air) menjadi fasa cair (tetesan air) ketika udara didinginkan hingga titik jenuhnya.

Konveksi Mantel

Mantle Convection
GEO-03 →

Aliran sangat lambat batuan mantel yang panas naik dan yang dingin turun. Kecepatannya hanya beberapa cm per tahun.

Lava

Lava
GEO-05 →

Magma yang sudah keluar ke permukaan Bumi, baik yang masih cair maupun yang sudah membeku.

Lempeng Tektonik

Tectonic Plate
GEO-02 →

Potongan besar litosfer yang bergerak perlahan di atas astenosfer. Ada belasan lempeng besar dan kecil.

Lipatan

Fold
GEO-10 →

Lengkungan lapisan batuan akibat tekanan yang bekerja perlahan dalam waktu lama.

Litifikasi

Lithification
GEO-08 →

Proses sedimen lepas berubah menjadi batuan melalui pemadatan dan penyemenan.

Litosfer

Lithosphere
GEO-02 →

Lapisan luar Bumi yang kaku: kerak ditambah bagian paling atas mantel. Tebalnya sekitar 100 km.

Magma

Magma
GEO-05 →

Batuan cair panas beserta gas terlarut di bawah permukaan. Disebut lava setelah keluar ke permukaan.

Magnitudo

Magnitude
GEO-04 →

Ukuran energi yang dilepas gempa. Naik satu angka berarti amplitudo getaran sekitar 10 kali dan energi sekitar 32 kali lebih besar.

Mantel

Mantle
GEO-01 →

Lapisan batuan padat tebal di bawah kerak Bumi yang dapat terdeformasi plastis dan mengalir sangat lambat dalam skala waktu geologi.

Massa Udara

Air mass
MET-05 →

Gumpalan udara sangat luas dengan suhu dan kelembapan yang hampir seragam secara mendatar, sesuai daerah asalnya.

Mata Air

Spring
OCE-01 →

Tempat air tanah keluar alami ke permukaan, biasanya di lereng atau kaki bukit.

Mineral

Mineral
GEO-06 →

Zat padat alami berunsur kimia tertentu dengan susunan atom teratur, biasanya terbentuk secara anorganik.

Minyak Bumi

Petroleum
GEO-14 →

Campuran hidrokarbon cair alami yang terbentuk dari sisa organisme laut purba selama jutaan tahun.

Mitigasi Bencana

Disaster Mitigation
GEO-15 →

Upaya mengurangi risiko bencana, baik lewat pembangunan fisik, penataan ruang, maupun pendidikan dan kesiapsiagaan.

Monsun

Monsoon
MET-10 →

Angin musiman skala besar yang arahnya berbalik kira-kira setengah tahun sekali dan mengatur pergantian musim hujan dan kemarau.

Muka Air Tanah

Water Table
OCE-03 →

Batas permukaan atas dari zona jenuh air pada akuifer bebas, di mana tekanan fluida air tanah sama dengan tekanan atmosfer.

Orbit Elips

Elliptical Orbit
AST-02 →

Lintasan berbentuk lonjong tertutup. Matahari berada di salah satu titik fokusnya, bukan di tengah.

Palung Laut

Ocean Trench
OCE-04 →

Cekungan sempit dan sangat dalam di dasar laut, terbentuk di tempat satu lempeng menunjam di bawah lempeng lain.

Paparan Benua

Continental Shelf
OCE-04 →

Dasar laut dangkal dan landai di tepi benua, kedalamannya umumnya kurang dari 200 m.

Pasang Purnama

Spring Tide
AST-05 →

Pasang tertinggi yang terjadi saat bulan baru dan bulan purnama, ketika Matahari, Bumi, dan Bulan segaris.

Pasang Surut

Tide
OCE-06 →

Naik-turunnya muka laut secara teratur, terutama akibat tarikan gravitasi Bulan dan Matahari.

Pelapukan

Weathering
GEO-12 →

Proses penghancuran batuan di tempat oleh suhu, air, udara, dan makhluk hidup tanpa pengangkutan material.

Pemekaran Dasar Laut

Seafloor Spreading
GEO-03 →

Proses pembentukan kerak samudra baru di punggungan tengah samudra, lalu kerak itu menjauh ke kedua sisi.

Penakar Hujan

Rain gauge
MET-08 →

Alat penampung hujan untuk mengukur curah hujan. Curah 1 mm berarti air setinggi 1 mm atau 1 liter per meter persegi.

Perangkap Hidrokarbon

Hydrocarbon Trap
GEO-14 →

Struktur geologi yang menahan minyak dan gas agar tidak terus bergerak ke atas, misalnya antiklin yang tertutup lapisan kedap.

Perihelion

Perihelion
AST-02 →

Titik orbit saat sebuah benda berada paling dekat dengan Matahari. Di titik ini geraknya paling cepat.

Permeabilitas

Permeability
OCE-03 →

Kemampuan batuan, sedimen, atau tanah untuk meloloskan fluida melalui pori-pori atau rekahan yang saling terhubung.

Peta Topografi

Topographic Map
GEO-11 →

Peta yang menggambarkan bentuk permukaan Bumi, ketinggian, dan unsur alam serta buatan dengan garis kontur.

Planet

Planet
AST-01 →

Benda langit yang mengorbit Matahari, cukup bermassa untuk berbentuk bulat, dan sudah membersihkan lintasan orbitnya dari benda lain.

Planet Kerdil

Dwarf Planet
AST-01 →

Benda bulat yang mengorbit Matahari tetapi belum membersihkan lintasannya. Contohnya Pluto dan Ceres.

Pola Aliran

Drainage Pattern
OCE-02 →

Bentuk jaringan anak sungai yang dikendalikan oleh jenis batuan dan kemiringan lahan, misalnya dendritik atau radial.

Porositas

Porosity
OCE-03 →

Persentase atau proporsi ruang kosong (pori) di dalam volume total batuan atau tanah yang dapat diisi oleh fluida.

Presipitasi

Precipitation
MET-06 →

Segala bentuk air cair atau padat yang jatuh dari atmosfer dan mencapai permukaan Bumi, termasuk hujan, salju, dan hujan es.

Proses Adiabatik

Adiabatic process
MET-03 →

Perubahan suhu udara akibat pemuaian atau penekanan, tanpa pertukaran panas dengan sekitarnya. Udara naik memuai dan mendingin.

Punggung Tengah Samudra

Mid-Ocean Ridge
OCE-04 →

Rangkaian pegunungan bawah laut tempat lempeng saling menjauh dan kerak samudra baru terbentuk.

Radar Cuaca

Weather radar
MET-08 →

Alat yang memancarkan gelombang radio dan menangkap pantulannya dari tetes hujan, untuk melihat lokasi, gerak, dan intensitas hujan.

Radiosonde

Radiosonde
MET-07 →

Alat pengukur suhu, kelembapan, tekanan, dan angin yang dibawa balon cuaca naik hingga sekitar 30 km, lalu mengirim data lewat radio.

Salinitas

Salinity
OCE-07 →

Kadar garam terlarut dalam air, rata-rata air laut sekitar 35 gram per kilogram (35 ‰).

Satuan Astronomi

Astronomical Unit
AST-01 →

Satuan jarak sama dengan jarak rata-rata Bumi–Matahari, sekitar 149,6 juta kilometer. Lambangnya AU.

Sesar

Fault
GEO-09 →

Rekahan pada batuan yang kedua sisinya bergeser relatif satu sama lain. Pergeseran mendadaknya menimbulkan gempa.

Siklus Batuan

Rock Cycle
GEO-08 →

Daur perubahan batuan dari satu jenis ke jenis lain melalui pelapukan, pengendapan, pemadatan, pemanasan, dan peleburan.

Siklus Hidrologi

Water Cycle
OCE-01 →

Perputaran air yang terus-menerus antara laut, udara, dan daratan lewat penguapan, pengembunan, hujan, dan aliran.

Sinklin

Syncline
GEO-10 →

Lipatan berbentuk cekungan dengan lapisan termuda di bagian inti.

Skala Mohs

Mohs Scale
GEO-06 →

Skala kekerasan mineral dari 1 (talk) sampai 10 (intan). Mineral yang lebih keras dapat menggores yang lebih lunak.

Skala Peta

Map Scale
GEO-11 →

Perbandingan jarak di peta dengan jarak sebenarnya di lapangan, misalnya 1:25.000.

Skala Waktu Geologi

Geologic Time Scale
GEO-13 →

Pembagian sejarah Bumi yang berumur sekitar 4,5 miliar tahun menjadi eon, era, periode, dan kala berdasarkan peristiwa dalam batuan.

Stabilitas Atmosfer

Atmospheric stability
MET-07 →

Kecenderungan udara yang terangkat untuk kembali turun (stabil) atau terus naik (tidak stabil), tergantung suhunya dibanding udara sekitar.

Stratosfer

Stratosphere
MET-01 →

Lapisan di atas troposfer hingga sekitar 50 km. Suhunya naik dengan ketinggian karena lapisan ozon menyerap sinar ultraviolet.

Subduksi

Subduction
GEO-02 →

Proses lempeng samudra yang lebih berat menunjam ke bawah lempeng lain masuk ke mantel.

Tanah

Soil
GEO-12 →

Lapisan paling atas kerak Bumi yang tersusun dari pecahan batuan, bahan organik, air, dan udara, tempat tumbuhan berakar.

Tanah Longsor

Landslide
GEO-15 →

Perpindahan massa tanah atau batuan menuruni lereng karena gravitasi.

Tarikan Lempeng

Slab Pull
GEO-03 →

Gaya tarik oleh lempeng samudra tua yang dingin dan berat saat menunjam. Dianggap penggerak lempeng yang paling kuat.

Tekanan Udara

Air pressure
MET-02 →

Gaya berat kolom udara di atas suatu titik per satuan luas. Dekat permukaan laut nilainya sekitar 1013 hPa dan turun jika naik ke atas.

Titik Embun

Dew point
MET-02 →

Suhu saat udara menjadi jenuh uap air jika didinginkan tanpa mengubah tekanan. Di bawah suhu ini uap mengembun menjadi embun atau kabut.

Troposfer

Troposphere
MET-01 →

Lapisan atmosfer paling bawah, tempat hampir semua cuaca terjadi. Suhu turun sekitar 6,5 °C setiap naik 1 km.

Tsunami

Tsunami
GEO-15 →

Rangkaian gelombang laut panjang akibat perpindahan air laut mendadak, biasanya karena gempa dasar laut, longsor, atau letusan gunung api.

Waktu Sideris

Sidereal Time
AST-04 →

Waktu berdasarkan putaran Bumi terhadap bintang jauh. Satu hari sideris sekitar 23 jam 56 menit.

Zenit

Zenith
AST-03 →

Titik di langit tepat di atas kepala pengamat. Tinggi zenit adalah 90°.