Lewati ke konten utama
G GeoSphere
OCE-01 ~12 mnt

Mengenal Siklus Hidrologi dan Mata Air

"Mata air di lereng gunung tetap mengalir saat kemarau. Dari mana air itu datang?"

Diagram Siklus Hidrologi global: Evaporasi samudra, transpirasi vegetasi, kondensasi awan, presipitasi hujan, perkolasi air tanah, dan limpasan permukaan kembali ke laut.
Diagram Siklus Hidrologi global: Evaporasi samudra, transpirasi vegetasi, kondensasi awan, presipitasi hujan, perkolasi air tanah, dan limpasan permukaan kembali ke laut. Kredit: Tim Pengembang GeoSphere • Lisensi: CC-BY-4.0

Intinya

Air di Bumi berputar terus: menguap dari laut, jadi awan, turun sebagai hujan, lalu mengalir atau meresap. Air yang meresap bisa muncul lagi sebagai mata air. Fakta Mapan

Amati

Mata air di lereng gunung tetap mengalir saat kemarau. Dari mana air itu datang?

Pahami

Air Berputar, Tidak Hilang. Jumlah air di Bumi hampir tetap. Air hanya berpindah antara laut, udara, es, dan daratan. Sekitar 97% air Bumi adalah air asin di laut.

Energi Matahari sebagai Penggerak. Panas Matahari menguapkan air laut, sungai, dan tanah. Tumbuhan juga melepas uap air lewat daun. Uap naik, mendingin, mengembun menjadi awan, lalu jatuh sebagai hujan.

Ke Mana Hujan Pergi?. Air hujan terbagi tiga: mengalir di permukaan menuju sungai, meresap ke tanah (infiltrasi), atau menguap kembali. Pembagiannya bergantung pada lereng, jenis tanah, dan tutupan lahan.

Mata Air. Air yang meresap bergerak pelan di dalam tanah. Bila lapisan pembawa air terpotong lereng atau bertemu lapisan kedap, air keluar sebagai mata air. Mata air kemarau berasal dari simpanan air hujan bulan-bulan sebelumnya.

  • : Air tidak hilang, hanya berpindah tempat dan wujud.
  • : Uap air di udara mendingin lalu menjadi awan.
  • : Hujan adalah bentuk presipitasi yang paling umum di Indonesia.
  • : Tanah gembur dan berhutan meresapkan lebih banyak air daripada tanah beraspal.
  • : Air hujan yang meresap lalu muncul lagi di lereng.

Hubungkan

Bayangkan spons basah di atas nampan. Saat ditekan pelan, air menetes dari satu sisi spons, lama setelah Anda berhenti menuang. Begitu juga tanah menyimpan hujan lalu melepasnya lewat mata air.

Jelajahi

Menunjukkan bagaimana tutupan lahan mengubah pembagian hujan menjadi aliran permukaan, resapan, dan penguapan.

Langkah 1 dari 3
Tahap 1: Penguapan Bertenaga Surya

Evaporasi Lautan & Transpirasi Hutan

Mekanisme Fisik

Energi radiasi Matahari memutus ikatan hidrogen air laut. Molekul air berubah menjadi uap air gas murni yang tak kasat mata, meninggalkan garam di samudra.

Indikator Terukur:Lebih dari 85% penguapan global berasal dari permukaan laut
Dampak pada Sistem

Uap air tawar membubung ke atmosfer membentuk kelembapan udara.

Luruskan

Dalam Dunia Nyata

Kawasan resapan di hulu, seperti hutan Puncak, menjaga mata air dan sumur di hilir. Saat resapan diganti bangunan, banjir saat hujan dan kekeringan saat kemarau sama-sama makin parah.

Coba Jelaskan

Cek Pemahaman

Kenali

Urutan yang benar dalam siklus hidrologi adalah ...

Jelaskan

Mengapa mata air di lereng bisa tetap mengalir saat kemarau panjang?

Terapkan

Sebuah lereng hulu yang berhutan diubah menjadi perumahan beraspal. Apa dampak yang paling mungkin bagi warga di hilir?