Lewati ke konten utama
G GeoSphere
OCE-02 ~12 mnt

Mengenal Sungai dan Pola Aliran

"Hujan deras turun di pegunungan, tetapi banjir justru melanda kota puluhan kilometer di hilir. Mengapa?"

Diagram pola aliran sungai: Pola dendritik pada batuan homogen, pola trellis pada perlipatan batuan, pola radial sentrifugal pada kerucut vulkanik, dan morfologi kelokan meander sungai.
Diagram pola aliran sungai: Pola dendritik pada batuan homogen, pola trellis pada perlipatan batuan, pola radial sentrifugal pada kerucut vulkanik, dan morfologi kelokan meander sungai. Kredit: Tim Pengembang GeoSphere • Lisensi: CC-BY-4.0

Intinya

Sungai mengumpulkan air hujan dari satu daerah aliran sungai (DAS). Bentuk jaringan anak sungainya mengikuti batuan dan lereng di bawahnya. Fakta Mapan

Amati

Hujan deras turun di pegunungan, tetapi banjir justru melanda kota puluhan kilometer di hilir. Mengapa?

Pahami

Daerah Aliran Sungai. DAS adalah wilayah yang seluruh air hujannya mengalir ke satu sungai. Batasnya adalah punggung bukit. Apa pun yang terjadi di hulu ikut terbawa ke hilir.

Pola Aliran. Pola dendritik (seperti ranting pohon) muncul pada batuan yang seragam. Pola radial (menyebar dari puncak) muncul di gunung api. Pola ini membantu ahli membaca jenis batuan dan kemiringan dari peta.

Debit dan Banjir. Debit adalah volume air yang lewat per detik. Debit naik saat hujan deras, tanah jenuh, atau lahan terbuka. Saat debit melebihi daya tampung alur, air meluap.

Sungai Mengikis dan Mengendapkan. Di hulu, aliran cepat mengikis lembah yang curam. Di hilir, aliran melambat dan mengendapkan lumpur serta pasir, membentuk dataran banjir dan delta.

  • : Batasnya adalah punggung bukit, bukan batas desa atau kota.
  • : Dari peta, bentuk jaringan sungai membocorkan struktur batuan di bawahnya.
  • : Debit = luas penampang × kecepatan aliran.

Hubungkan

Bayangkan atap rumah dengan talang. Air hujan dari seluruh atap dikumpulkan talang lalu dialirkan ke satu pipa. DAS bekerja sama: seluruh lereng adalah atap, sungai adalah talang.

Jelajahi

Menunjukkan bagaimana curah hujan dan tutupan lahan mengubah debit sungai di hilir.

Kemiringan Terjal & Erosi Vertikal

Zona Hulu DAS (Kawasan Tangkapan Air)

Bagian atas DAS di lereng pegunungan dengan energi hidrolik air yang sangat besar.

Fitur Spasial & Titik Pengamatan
Alur Lembah Berbentuk VLereng Gunung

Kecepatan arus sangat deras membawa kerikil dan batu guling

→ Erosi vertikal aktif mengikis dasar batuan, membentuk air terjun dan ngarai
Hutan Konservasi HuluCekungan Resapan

Akar vegetasi menahan tanah dan meredam limpasan puncak

→ Jika hutan gundul, sedimen lumpur meluncur deras ke waduk dan hilir
Kaidah Hukum & Aturan Praktis

Pengelolaan kawasan hulu menentukan nasib seluruh wilayah hilir: menjaga tutupan hutan di hulu adalah benteng utama pencegah banjir bandang dan sedimentasi waduk.

Luruskan

Dalam Dunia Nyata

Banjir Jakarta berkaitan dengan air kiriman dari DAS Ciliwung di hulu. Karena itu mitigasi banjir memerlukan penataan di seluruh DAS, bukan hanya di kota.

Coba Jelaskan

Cek Pemahaman

Kenali

Apa yang dimaksud dengan daerah aliran sungai (DAS)?

Jelaskan

Mengapa banjir bisa melanda hilir saat di hilir tidak hujan?

Terapkan

Pada peta, anak sungai menyebar ke segala arah dari sebuah puncak kerucut gunung api. Pola aliran apa ini?