Membaca Peta Topografi dan Garis Kontur
"Peta datar di kertas hanya dua dimensi. Bagaimana ia bisa memberi tahu mana lereng curam dan mana lembah?"
Intinya
Peta topografi menggambarkan tinggi rendah permukaan dengan garis kontur. Rapat renggangnya garis menunjukkan curam dan landainya lereng. Fakta Mapan
Amati
Peta datar di kertas hanya dua dimensi. Bagaimana ia bisa memberi tahu mana lereng curam dan mana lembah?
Pahami
Garis Kontur
Setiap garis menghubungkan titik yang sama tingginya. Dua titik di satu garis kontur memiliki ketinggian sama.
Interval Kontur
Interval adalah selisih tinggi antar garis berurutan, misalnya 25 m. Interval tertera di bagian bawah peta.
Rapat dan Renggang
Kontur rapat berarti lereng curam karena tinggi berubah banyak dalam jarak pendek. Kontur renggang berarti lereng landai.
Bentuk Pola
Lingkaran tertutup di dalam lingkaran menunjukkan puncak. Kontur berbentuk V yang menunjuk ke tinggi menandakan lembah, dan V yang menunjuk ke rendah menandakan punggungan.
Skala dan Penggunaan
Skala 1:25.000 berarti 1 cm di peta sama dengan 250 m di lapangan. Peta dipakai untuk merencanakan jalur, memetakan rawan longsor, dan membangun.
Hubungkan
Bayangkan gunung diiris datar tiap 25 meter, lalu bayangan tiap irisan dilihat dari atas. Setiap garis adalah tepi satu irisan.
Jelajahi
Mengubah bentuk gunung menjadi garis kontur dan sebaliknya.
Lereng Tebing Curam
Garis-garis kontur berjarak sangat sempit menandakan kenaikan elevasi vertikal yang cepat dalam jarak horisontal yang pendek.
Beda tinggi 600 meter dalam jarak 500 meter mendatar
Akumulasi bongkah batu runtuhan (Talus deposit)
Aturan dasar: Makin rapat garis kontur pada peta, makin curam lereng medan aslinya. Kontur yang saling bertumpuk menandakan tebing vertikal menggantung (overhanging cliff).
Luruskan
Coba Jelaskan
Cek Pemahaman
Apa arti garis kontur yang rapat pada peta topografi?
Mengapa dua titik yang berada di garis kontur yang sama pasti sama tingginya?
Pada peta berskala 1:25.000, dua titik berjarak 4 cm. Berapa jarak sebenarnya?